WELLINGTON - Seorang pria berusia 34 tahun asal Whangrei, Selandia Baru akan menghadapi hukuman empat tahun penjara setelah diketahui mengirim 2.000 pesan pendek dan email ke seorang anak perempuan berusia 13 tahun. Pesan-pesan tersebut kebanyakan berisi pesan-pesan ajakan untuk berhubungan seks, dan tak jarang pesan-pesan tersebut juga memuat ancaman-ancaman kepada di gadis.
Aaron Tucker, nama pria tersebut, akhirnya memang berhasil meniduri remaja putri tersebut. Tapi sayangnya aksi bejatnya tersebut langsung diketahui dan menyeretnya ke Pengadilan Distrik Whangarei. Ia pun diganjar empat tahun penjara atas tuduhan hubungan seksual dengan seorang gadis di bawah umur. Demikian dilansir NZ Herald, Minggu (15/8/2010).
Kasus ini mendorong, NetSafe - sebuah organisasi yang mengkampanyekan internet sehat- untuk menyerukan agar orang tua lebih mengawasi penggunaan ponsel dan komputer pada anaknya. Orang tua wajib memastikan keamanan anak-anaknya dari bahaya predator di dunia maya.
Tucker diketahui mulai menjalin hubungan dengan korban pada Januari 2010. Sejak saat itu hingga dua bulan setelahnya tak kurang dia mengirimkan lebih dari 2000 teks, sebagian besar bersifat seksual. Dalam satu contoh, Tucker memintanya untuk mengirim foto bugil dirinya
"Pesan dikirimkan setiap hari, termasuk malam hari, bahkan ketika korban pergi ke sekolah. Pada akhirnya, korban menyerah karena frekuensi teks dan tekanan pada nya," kata Hakim John McDonald.
Hubungan seksual akhirnya terjadi pada tanggal 2 Maret 2010. Tucker menjemput korban dan membawanya ke sebuah tempat terisolir. Pada saat ditangkap polisi beberapa waktu lalu, Tucker menyangkal bahwa korban masih berusia 13 tahun. Namun akhirnya polisi berhasil membuktikan bahwa korban berusia 13 tahun. (ugo)
sumber :okezone.comartikel ini dibaca sebanyak
0 komentar:
Posting Komentar